INTEGRASI SAINS DAN AGAMA (Kontribusi Teknolgi DNA (Deoxirybo Nucleic Acid) Dalam Perkembangan Hukum Islam)

Penulis

  • Ali Muhtarom Dosen Pada Fakultas Syari’ah STAIN Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v1i1.1664

Abstrak

Ketidakselarasan antara ilmu pengetahuan dan agama yang terjadi di Eropa ditandai dengan beberapa peristiwa pembunuhan Ilmuwan oleh pihak gereja seolah mengabarkan kepada dunia bahwasannya agama dan Ilmu pengetahuan tidak akan dapat bersatu. Islam tidak memandang demikian. Ilmu pengetahuan, sains dan agama Islam saling bersinergi dalam satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Salah satu bentuk kemajuan perkembangan Iptek dalam bidang genetik yang baru-baru ini memberikan kontribusi yang besar terhadap terjadinya perkembangan pengambilan hukum Islam adalah masalah DNA (Deoxirybo Nucleic Acid) yang berkaitan dengan masalah pembuktian adanya hubungan nasab maupun pengingkaran anak bahkan juga sampai masalah pembuktian zina. Kertas kerja ini membahas mengenai dialog antara agama dan sains yang menjelaskan mengenai DNA serta menyorot kontribusinya dalam perkembangan hukum Islam

Diterbitkan

2012-06-13

Terbitan

Bagian

Articles