KRITIK EPISTIMOLOGI NALAR ARAB MUHAMMAD ABED AL-JABIRI

Authors

  • Arini Izzati Khairina Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

DOI:

https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v4i1.2353

Abstract

Muhammad Abed Al-Jabiri adalah tokoh filsafat epistimologi yang concern terhadap kajian kritik epistimologi nalar Arab. Al-Jabiri  menganggap epistimologi nalar Arab sebagai sebagai “titik kunci†untuk memasuki semesta peradaban Arab yang membentuk secara keseluruhan bangunan keislaman yang berkembang, bukan hanya di wilayah Arab, tetapi seluruh dunia.  Dari asumsi epitimologis ini, al-Jabiri melakukan anilis-analisi historis, yang memungkinkan terbentuknya nalar bayani, ‘irfani dan burhani beserta seluruh rangakain yang terjalin di dalamnya. Ia membagi epistimologi kebudayaan nalar Arab menjadi tiga yaitu bayani, irfani dan burhani.

                                   

Kata Kunci: Kritik, Nalar, Bayani, Burhani, Irfani.

Downloads

Published

2016-10-25

Issue

Section

Articles