DUALISME HAKEKAT-MAJAZ
DOI:
https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v3i1.2007Abstrak
Ulama Balaghah berpendapat, bahwa asal dari uslÅ«b majaz adalah uslÅ«b  tasybih  (Tasyabaha). Contohnya: رأيت Ù…ØÙ…دا Ùˆ Ù…ØÙ…د كالبدر ÙÙ‰ المسجد  (Saya melihat Muhammad, dan Muhammad bagaikan rembulan di dalam masjid). UslÅ«b  tersebut adalah uslÅ«b  tasybih, karena terdapat طرÙÙ‰ التشبية   (musyabbah: Ù…ØÙ…د, dan musyabbah bih: البدر ). Sekarang lihat contoh ini: رأيت البدر ÙÙ‰ المسجد  (saya melihat rembulan di dalam masjid), rembulan adalah seseorang dengan sifat-sifat seperti yang dimiliki rembulan. Perbedaan antara uslÅ«b  tasybih  dengan majaz? Kalau uslÅ«b  tashbih musyabbah dan musyabbah bih-nya harus ada dalam kalimat, bila majaz hanya ada salah satu diantara keduanya. Untuk lebih jauh memahami tentang majaz dan dualisme maknanya dalam tulisan ini akan dibahas hakekat dan majaz.
Â
Kata Kunci: Dualisme, Hakekat, Majaz.




