Pengaruh Kegiatan Bermain Peran terhadap Kemampuan Komunikasi Verbal Anak Usia 4–5 Tahun
Keywords:
Pendidikan Anak Usia Dini, Kegiatan Bermain, Kemampuan Komunikasi VerbalAbstract
Kemampuan komunikasi verbal merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini yang berperan signifikan dalam interaksi sosial dan kesiapan belajar anak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi verbal pada anak usia 4–5 tahun, yang ditandai dengan keterbatasan dalam mengungkapkan ide, penggunaan kosakata yang masih terbatas, serta kurangnya kepercayaan diri dalam berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan bermain terhadap kemampuan komunikasi verbal anak usia 4–5 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen sederhana (pretest-posttest design). Subjek penelitian adalah anak usia 4–5 tahun yang berada pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan komunikasi verbal anak setelah diberikan kegiatan bermain. Anak menjadi lebih aktif berbicara, mampu menyusun kalimat sederhana, serta lebih percaya diri dalam berkomunikasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi verbal anak usia dini dan dapat dimanfaatkan sebagai strategi pembelajaran yang mendukung perkembangan bahasa anak di lingkungan pendidikan anak usia dini.








